My new OS X Maverick

Just install it on my mid 2009 Macbook Pro 13 inch and well…, nothing change at the first look. It just like the old Mountain Lion appearance.

Wait, oh yeah, there is iBooks in the Dock and wow…, iOS Maps is there as well.

More importantly, the Safari is quite stable now, at least I didn’t use Chrome for 3 hours now, :). Of course it’s good signal of Safari direction,  I used to use Chrome in Mountain Lion and now glad I can switch back.

Studio Rekaman Tak Terduga

Sudah lama tidak take dan mixing lagu sendiri, kangen juga.

Malam-malam, semua sudah tidur. Buka laptop, buka aplikasi GarageBand dan take… action…
….
loh, kok?
Saking sensitifnya microphone si Mac, suara gemericik air kamar mandi pun sampai terdengar; juga rengekan si kecil yang minta “emak” dot.
Buyar
ups,…, gimana kalo…
akhirnya install GarageBand di iPhone, bawa gitar akustik nylon klasik ke mobil, tutup pintu dan… yes…tak terdengar suara dari luar.
just wait…, setelah ini akan muncul lagu-lagu baru dari super-mini-compact-portable-music-studio: Mazda 323f Astina, 🙂

Urine Sapi, Rumput dan Kemarau

Saat ini rumput masih menjadi makanan utama sapi perah namun keberadaan rumput yang subur dan disukai sapi mulai jarang ditemukan secara bebas sehingga kegiatan “ngarit” (jawa: mencari rumput) sudah banyak ditinggalkan bagi pemilik sapi.

Bagi pemilik sapi perah, sekarang lebih mudah membeli rumput gajah daripada mencari rumput di sawah atau hutan yang keberadaannya semakin jarang. Menanam rumput gajah sendiri juga bukan sebuah pilihan yang menarik karena harus merawatnya dengan memupuk dan mengairi; sebuah hal yang sulit sekarang di mana pupuk relatif mahal dan musim kemarau yang berkepanjangan dengan datangnya hujan yang sulit diprediksi.

Di sisi lain, kotoran sapi selama ini telah menjadi pupuk kandang dan dipakai di berbagai daerah. Pertanyaannya kenapa tidak menanam rumput gajah dengan pupuk kotoran sapi saja? Jawabannya biasanya adalah kotoran sapi tersebut dijual sehingga tidak memungkinkan (tidak boleh) untuk digunakan sebagai pupuk kandang. Selain itu, agar kotoran sapi dapat menjadi pupuk, kotoran sapi harus dibiarkan dulu (fermentasi) beberapa minggu. Penggunaan langsung kotoran sapi pada tanaman berakibat tidak baik. Hal lain dari penggunaan kotoran sapi sebagai pupuk adalah, tanaman masih membutuhkan air sehingga sulit dilakukan saat musim kemarau.

Saat ini air kencing sapi menjadi limbah yang terbuang percuma karena tidak dapat dijual dan bermasalah bagi lingkungan karena menimbulkan polusi bau karena tempat pembuangannya biasanya dijadikan satu dengan kotoran sapi; kotoran sapi tidak lekas kering dan kotoran sapi yang basah baunya sangat menyengat. Padahal jika ditelaah, air kencing sapi memiliki kandungan urea yang cukup tinggi sehingga bagus untuk tanaman, terutama untuk pertumbuhan rumput gajah.

Penggunaan air kencing sapi sebagai pupuk untuk rumput gajah (makanan utama sapi) memiliki beberapa keuntungan. Pertama adalah bebas biaya karena merupakan limbah dari sapi itu sendiri.

Keuntungan kedua adalah menyelesaikan masalah bau dari pembuangan air kencing sapi. Selama ini air kencing sapi dibuang ke tempat yang sama dengan kotoran sapi sehingga kotoran sapi tidak lekas kering. Hal ini menimbulkan bau yang menyengat dan kotoran sapi yang masih basah tidak dapat dijadikan pupuk kandang. Dengan mengalirkan air kencing sapi ke lahan penanaman rumput gajah maka secara otomatis kotoran sapi tidak tercampur dengan urine sapi dan lebih cepat kering (lebih cepat terfermentasi menjadi pupuk kandang dan dapat dijual).

Keuntungan yang ketiga adalah meyelesaikan masalah ketiadaan air saat kemarau. Dengan menggunakan air kencing sapi, selain sebagai pupuk dengan kandungan urea yang tinggi, air kencing sapi juga berfungsi untuk mengairi rumput gajah sehingga tidak mengalami kekeringan.

Ini Takbir Keliling atau mp3 Player Keliling

Bawa truk, sound system menggelegar, diiringi puluhan motor bersuara keras dan digeber-geber gasnya. 

Tapi takbirnya dari mp3 player, hampir tak ada peserta konvoi (ups, takbir keliling 🙂 ) yang bertakbir. Tak adakah pikiran bahwa Tuhan mungkin sampai bosan mendengar mp3 takbir yang itu-itu saja?
Bagi pengejar pahala? Apakah tidak terpikirkan bahwa yang mendapat pahala adalah yang suaranya terekam di mp3 takbir itu?
Bagi yang takbir keliling dengan motor. Adakah terlintas di pikiran bahwa berkendara di lalulintas padat bahkan sampai memakai lajur kanan meningkatkan peluang kecelakaan dan tidak memakai helm dapat meningkatkan peluang gegar otak?
Tapi meninggal saat takbir kan masuk surga, iya kan!
Benarkah? 
Eh, anu, maksudku benarkah saat itu anda membaca bacaan takbir dan bukan sibuk memutar-mutar gas motor dan membunyikan klakson?

Tutup Radiator dan Reservoir

Barang kecil dan murah namun jika rusak dan tidak segera diganti akan jadi mahal, karena harus ganti radiator atau malah ganti mesin.

Hal yang terjadi jika tutup radiator rusak:
-radiator tidak dapat mempertahankan tekanan di dalam radiator; seharusnya lebih tinggi dari udara luar. Tekanan yang lebih tinggi menyebabkan titik didih coolant/air radiator juga tinggi sehingga pertukaran panas lebih efektif. Kalo fungsi ini gagal, air radiator akan mendidih di suhu 100 atau di bawahnya; pertukaran panas tidak efektif. 
Karena mendidih (dan tentu saja menguap), maka air radiator akan cepat habis
Hal lain yang terjadi jika tutup radiator rusak, air radiator akan keluar menuju reservoir saat panas (hal yang normal, karena air volumenya bertambah saat panas) namun tidak mau kembali ke radiator saat dingin karena tidak diijinkan oleh klep di tutup radiator; air radiator akan berkurang (dan air di reservoir akan bertambah banyak bahkan sampai tumpah). Normalnya air di reservoir akan kembali ke radiator setelah mesin dingin, sehingga volume air di dalam radiator tetap.
Hal lain yang kadang lolos dari perhatian adalah selang di tutup reservoir yang masuk ke dalam reservoir. Jika selang ini longgar, maka udara akan ikut masuk saat radiator menyedot air kembali ke radiator sehingga jika dicek, air radiator akan berkurang meskipun air di reservoir masih ada (bahkan sampai tumpah)